Halo apakah Anda sedang mencari membutuhkan info travel Jakarta Tasikmalaya? Jika iya tepat sekali Anda menemukan artikel Travel Jakarta Tasikmalaya dari Andaratravel ini. Simak terus ya.
Tasikmalaya pernah dijuluki sebagai kabupaten Mutiara dari Priangan Timur. Selain itu, Tasikmalaya juga dijuluki sebagai Dalhi Van Java.
Julukan tersebut dikarenakan kontur sebagian besar wilayah Tasikmalaya merupakan daerah perbukitan, terutama daerah Timur, mirip Delhi, India.
Wilayah ini juga dilalui oleh rantai gunung berapi di Pulau Jawa. Karena kondisi geografis tersebut, kota itu secara alami memiliki tanah yang kaya dan subur, serta memberikan kelimpahan sumber daya air.
Perjalanan Darat
Jakarta dan Tasikmalaya dipisahkan oleh daratan sepanjang 259 kilometer. Jalur darat biasanya ditempuh dengan kendaraan umum, seperti bus antar kota, dengan lama perjalanan sekitar 5-6 jam.
Harga Travel Jakarta Tasikmalaya
Harga Travel Jakarta Tasikmalaya adalah Rp 275.000 – Rp 350.000
Titik Keberangkatan
Pasar Baru, Mangga Dua, Sawah Besar, Johar Baru Gambir, Cikini, Senen, Cempaka Putih, Rawasari, Gunung Sahari, Kemayoran, Tanah Abang, Menteng, Kelapa Gading, Tanjung Priok, Pademangan, Cilincing, Koja, Penjaringan, Palmerah, Grogol, Kebon Jeruk, Kembangan, Tamansari, Tambora, Kalideres, Pasar Minggu, Jagakarsa, Mampang Prapatan, Pancoran, Kebayoran Baru, Kebayoran Lama, Pesanggrahan, Cilandak, Tebet, Setiabudi, Duren Sawit, Kramat Jati, Makasar, Pasar Rebo, Ciracas, Matraman, Pulo Gadung, Jatinegara, Cipayung, Cakung,
Titik Lokasi Tujuan
- Indihiang
- Terminal Singaparna
- Mall Asia Plaza
- Outlet Tasikmalaya
- Jamanis
- Terminal Type A Tasikmalaya
- Raja Polah
- Ciawi
- Cipedes
Sekilas Tentang Andara Travel
Andara Travel merupakan perusahaan layanan transportasi travel Jakarta terbaik. Kami menyediakan berbagai layanan travel dengan armada yang lengkap yang bisa Anda gunakan untuk perjalanan Anda ke berbagai daerah tujuan Anda.
Untuk mendaftarkan diri memesan travel layanan kami, Anda bisa menghubungi ke nomor WA dan kontak berikut ini:
Nomor WA: 08578 377 6779
Email: andryjetbus@gmail.com
Fakta Menarik Tasikmalaya
Kalau udah sampai Tasikmalaya ada apa aja ya? Apa yang bisa kita lakukan di Tasikmalaya? Mari simak 3 fakta menarik tentang Tasikmalaya berikut ini

1.Kiprah KH Zainal Mustafa
KH Zainal Mustafa merupakan pahlawan nasional yang berasal dari Tasikmalaya. Pada akhir 1940, KH Zainal Mustafa mulai mendapat perhatian dari para penjajah.
KH Zainal membuat pidato-pidato yang menimbulkan kesadaran masyarakat dan membuat Belanda dibenci karena melakukan penjajahan.
Pada 17 November 1941, KH Zainal Mustafa ditahan oleh tentara Hindia Belanda di Tasikmalaya selama satu hari. Selanjutnya, ia dipindahkan ke LP Sukamiskin sebagai tahanan politik.
Setelah bebas pada 1942, KH Zainal Mustafa dipenjara kembali sebulan setelah ia bebas karena aktivitas politiknya.
Ia ditahan selama satu tahun dan bebas pada awal tahun 1943, tepatnya ketika Jepang datang ke Indonesia.
2. Wisata Tasikmalaya Tonjong Canyon
Tonjon Canyon merupakan wisata alam asal Tasikmalaya, menawarkan keindahan alam berupa tebing kecokelatan dan jernihnya air sungai.
Terletak di Desa Nagrog, kecematan Cipatujah, Tasikmalaya. Pengunjung dapat berenang, memacu adrenalin di sungai sambil menyegarkan tubuh.
Pengunjung dapat menikmati pesona alam, berkemah, atua berfoto-foto dengan latar keren. Sayangnya wisata ini belum begitu populer.
Fasilitas juga belum memadai, namun tetap tersedia fasilitas utama seperti are parkir, gazebo, toilet, dan musholla.
Akses menuju Tonjong Canyon juga cukup terjal dan jauh perjalanannya, sehingga butuh tenaga ekstra saat berjalan menuju area tebing dan sungai.
3. Soto Ayam Pataruman
Soto ayam pasti semua orang sudah tahu! Sudah dijual juga di berbagai daerah, namun saat berkunjung ke Tasikmalaya, Anda wajib mengunjungi Soto Ayam Paturaman.
Sudah berdiri sejak 1960, hingga kini rasa Soto Ayam Paturaman tidak pernah berubah. Lokasinya berada di Jalan Pataruman, Yudanagara, Kecamatan Cihideung, Tasikmalaya.
4. Berkali-kali Ganti Nama
Berdasarkan literatur sejarah, sebelum menjadi Kabupaten Tasikmalaya seperti sekarang, daerah ini semula berbentuk Kabuyutan atau tempat keagamaan pada masa pengaruh kebudayaan umat Hindu. Namanya Kabuyutan Galunggung yang berdiri pada 1111 Masehi.
Kabuyutan itu kemudian berubah menjadi sebuah kerajaan yang dibuktikan lewat penemuan Prasasti Geger Hanjuang.
Nama Galunggung pun diubah menjadi Sukakerta yang beribu kota di Rumantak. Raja pertamanya adalah Dewi Citrawati yang bergelar Batari Hyang Janapati.
Sukakerta merupakan cikal bakal kebupatian Sukapura yang berpusat di Dayeuh Tengah. Wilayah ini menjadi salah satu daerah bawahan dari Kerajaan Sunda Padjajaran yang berpusat di Pakuan.
Setelah perjalanan yang sekian lama, pada 26 Juli 1632, Sultan Agung mengangkat Umbul Sukakerta, yakni Ki Wirawangsa, menjadi Mantri Agung Bupati Sukapura.
Tak lama berselang, ibu kota Kabupaten dipindahkan ke Sukapura, tepatnya di Leuwilowa, yang kini masuk Kecamatan Sukaraja.
Lalu pada 1913, pemerintah Hindia Belanda mengukuhkan Tasikmalaya menjadi nama kabupaten, menggantikan Sukapura.
Momentum perubahan nama ini diabadikan dalam sebuah motto “Tasikmalaya, Sukapura Ngadaun Ngora” atau Tasikmalaya ada Sukapura baru.
5. 3 Batik Khas
Tasikmalaya juga memiliki kekayaan budaya berupa motif batik yang khas.
Secara umum, batik khas Tasikmalaya menampilkan warna dan motif yang menunjukkan kesederhanaan, terbuka, apa adanya, komunikatif serta beragam, sehingga terkesan cantik, indah, dan istimewa.
Terdapat tiga motif terkenal dari Tasikmalaya. Motif pertama merupakan Sukapura (Sukaraja) yang sepintas motifnya mirip dengan batik asal Madura.
Memiliki motif yang kontras baik dari segi ujuran maupun tata warnanya menjadi ciri utama batik motif Sukapura ini.